PROSES PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK KELAS X SEGERA DIMULAI
Masa PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) TA 2020/2021 telah selesai dilaksanakan. Masa ini cukup memakan waktu yang panjang. Masa yang panjang ini dimulai dari PPDB tahap I, secara online lanjut ke masa pendaftaran ulang pada tahap I untuk peserta didik yang diterima, kemudian lanjut ke tahap II dan dan pendaftaran ulang peserta didik yang diterima. Terakhir tahap optimalisasi dan tahap pendaftaran ulang di tahap optimalisasi. Tahap demi tahap ini sudah dilalui dengan baik.
Tahap akhir dari PPDB ini adalah tahap MPLS. Tahap MPLS adalah sebuah tahap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang harus dilalui oleh peserta didik baru. Pada tahap ini setiap peserta didik baru harus dikenalkan dengan banyak hal sebelum mereka mulai pada pembelajaran di kelas. Beberapa hal yang harus dipahami peserta didik baru mulai dari lingkungan sekolah secara umum, tata tertib sekolah, kesadaran berbangsa dan bernegara, cara belajar secara efektif, dan lain-lain.
Setelah melalui tahap MPLS peserta didik baru masuk ke tahap penjurusan. Penjurusan di jenjang SMA khususnya di SMA Negeri 4 ada 3 jurusan. Tiga jurusan tersebut adalah jurusan MIPA, IPS, dan Bahasa. Untuk mendapatkan penjurusan yang sesuai dengan bakat dan minat peserta didik harus melalui tes penjurusan. Dari hasil tes minat dan bakat inilah diketahui kemana arah atau jurusan yang cocok untuk setiap peserta didik baru.
Hari ini Selasa 28 Juli 2020 peserta didik baru TA 2020/2021 sudah memiliki jurusan masing-masing yang sesuai bakat dan minatnya. Setiap peserta didik diharuskan datang ke sekolah tentunya dengan mematuhi protokol covid yang sudah ditetapkan pemerintah. Mereka harus melakukan beberapa persiapan sebelum kegiatan pembelajaran dimulai secara daring. Hala-hal yang harus dilakukan peserta didik baru adalah:
- Peserta didik harus mengenali lingkungan sekolahnya sendiri mulai dari bangunannya seperti kelas, pustaka, musalla, WC, ruang labor, ruang guru, kantin, dan lingkungan sosial mereka seperti teman sekelas, wali kelas, dan guru-guru di sekolah.

- Peserta didik baru melakukan perkenalan secara langsung dengan wali kelas dan guru yang bidang studi yang mengajar di kelas, wali kelas menyampaikan aturan dalam pembelajaran dan sekolah, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan dewan kelas seperti ketua kelas, bendahara, sekretaris dan lain-lainnya.

- Peserta didik baru melakukan pengambilan buku pustaka secara tertib. Setiap peserta didik difasilitasi sekolah dengan buku-buku wajib pustaka sesuai mata pelajaran yang dipelajari di kelas selama satu semester ke depan.
Demikianlah kegiatan pembelajaran untuk peserta didik baru dimulai untuk awal pertemuan. Selanjutnya kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMAN 4 Bukittinggi Sukses Gelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) Online: Asesmen Sukarela untuk Meraih Masa Depan
Bukittinggi, 6 November 2025 - SMAN 4 Bukittinggi telah merampungkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring. Asesmen ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pend
Cek Kesehatan Menyeluruh di SMAN 4 Bukittinggi: Puskesmas Plus Mandiangin Layani Ratusan Guru dan Siswa
Bukittinggi, 10 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pendidikan, UPTD Puskesmas Plus Mandiangin telah sukses menyelenggarakan kegiatan pemeriks
Mengharumkan Nama Negara Dan Daerah, Siswa SMAN 4 Bukittinggi Siap Berlaga di Japanese Speakers' Forum 2025 di Bangkok.
The Japan Foundation bekerja sama dengan Kamenori Foundation kembali menyelenggarakan program tahunan bergengsi, Japanese Speakers' Forum (JSF) 2025, di Bangkok, Thailand, pada tanggal
SMAN 4 Bukittinggi Luncurkan Uji Coba Program
Bukittinggi, 21 Juli 2025 – SMA Negeri 4 Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam pembentukan karakter religius siswa melalui peluncuran uji coba program inovatif bernama
